AJAX (Asynchronous JavaScript and XML) part 1

5 10 2009

Dibagian pertama ini akan lebih di fokuskan ke definisi dan penjelasan ajax secara teoritis, prinsip maupun cara kerja ajax, yang di dapatkan dari berbagai sumber dan di terjemahkan dengan pendekatan yang sesuai dengan sumber aslinya.

AJAX bukanlah bahasa pemrograman baru, tetapi sebuah teknik baru untuk membuat lebih baik, lebih cepat, dan aplikasi web lebih interaktif. kita dapat melihat aplikasi web-web yang memakai ajax, seperti: Google (gmail,translate,analytics,dll), Facebook, Yahoo, dlsb. Tujuannya adalah untuk memindahkan sebagian besar interaksi pada komputer web surfer, melakukan pertukaran data dengan server di belakang layar, sehingga halaman web tidak harus dibaca ulang secara keseluruhan setiap kali seorang pengguna melakukan perubahan atau dengan kata lain, halaman web yang sama tidak akan di reload ketika terjadi request halaman lain. Hal ini akan meningkatkan interaktivitas, kecepatan, dan usability.

AJAX didasarkan pada standar web yang sudah ada, seperti berikut:

  • JavaScript
  • XML
  • HTML
  • CSS

Kunci dari teknik ajax adalah Object XmlHttpRequest , Seperti yang telah dikatakan di atas bahwa ajax didasarkan pada standart web seperti JavaScript (salah satunya). Dengan teknik pemrograman web yang lama, untuk mendapatkan ataupun mengirimkan suatu informasi dari atau ke database / file pada server, maka kita harus membuat tampilan web dengan bentuk HTML atau sejenisnya, dan user atau pengunjung harus merequest / menge-klik halaman yang diminta untuk mendapatkan atau mengirimkan informasi dari server, dan selanjutnya pengguna harus menunggu respon dari server untuk memproses request tersebut, sehingga halaman yang diminta akan dikembalikan sebagai sebuah halaman baru. Teknik web tersebut cenderung lama dan kurang user-friendly.

Dengan AJAX, JavaScript akan berkomunikasi langsung dengan server melalui Object XmlHttpRequest. sehingga halaman web dapat membuat request dan mendapatkan respon dariweb server tanpa mengambil ulang halaman. Pengguna akan tetap berada di halaman yang sama dan semua proses request dan respon tersebut di kerjakan secara background.

Object XmlHttpRequest didukung oleh browser utama seperti Internet Explorer, Mozilla Firefox, Chrome, Opera, Safari. Semua browser baru menggunakan built-in JavaScript object XmlHttpRequest untuk menciptakan object XMLHttpRequest (IE5 dan IE6 menggunakan ActiveXObject).

Berikut adalah kode JavaScript untuk membuat Object XmlHttpRequest:

if (window.XMLHttpRequest)
  {
  // code for IE7+, Firefox, Chrome, Opera, Safari
  return new XMLHttpRequest();
  }
if (window.ActiveXObject)
  {
  // code for IE6, IE5
  return new ActiveXObject("Microsoft.XMLHTTP");
  }

Bersambung Ke AJAX part -2………………..

Refference: w3schools, wikipedia, google


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: